paket wisata dieng bellinda dieng tour
paket wisata dieng bellinda dieng tourpaket wisata dieng bellinda dieng tour
jamur dieng wonosobo Dieng jawa tengah
jamur dieng wonosobo Dieng jawa tengah
jamur dieng wonosobo Dieng jawa tengah
jamur dieng wonosobo Dieng jawa tengah
jamur dieng wonosobo Dieng jawa tengah
jamur dieng wonosobo Dieng jawa tengah
Jamur Dieng
Jamur Kancing dan Tiram Dieng


Tentang jamur Dieng


Dimana pembudidayaan jamur Champignon


Apa saja produk olahan jamur Dieng


Tentang Jamur Dieng

Dahulu sebelum krisis moneter melanda negeri Indonesia, Dieng memiliki perusahaan jamur yang sangat besar. Perusahaan ini bergerak di bidang pengolahan jamur Dieng. Jamur yang di olah adalah jenis jamur kancing atau jamur champignon.

Perusahaan besar ini disebut dengan PT. Jamur Dieng Jaya. Hampir semua orang mengetahui perusahaan jamur ini karena untuk produk jamur champignon Dieng sudah merambah ke segala penjuru di Indonesia bahkan sampai luar negeri.

Jamur Champignon pertama kali di tanam oleh PT. Dieng Jaya sejak tahun 1971. Dulu Jamur Champignon Dieng merupakan komoditi ekspor yang berkembang terus menerus dengan hasil produksi rata-rata 50-100 ton perhari. Begitu besar hasil produksi jamur Dieng ini karena ada lahan yang begitu luas untuk pembibitan jamur Dieng.

Jamur Champignon Dieng di tanam di suhu 18 derajad celcius di barak-barak tertutup dan steril. Masa pembudidayaan dari pembibitan, pembuatan pupuk kompos, penanaman hingga panen membutuhkan jangka waktu kurang lebih 75 hari.

Media sebagai tumbuhnya jamur Champignon Dieng adalah jerami atau ampas tebu. Jadi untuk pengadaan media ini tidak boleh terlambat dan seringnya di datangkan dari luar daerah. Waktu memanen jamur Champignon ini juga tidak boleh terlambat. Apabila terlambat maka jamur ini akan berkembang atau mekar.

Dimana Pembudidayaan Jamur Champignon

Saat ini pembudidayaan jamur Dieng dilakukan secara swadaya, hanya oleh penduduk lokal saja dalam jumlah yang sedikit karena PT. Dieng Jaya yang telah memiliki karyawan lebih dari 8.000 pekerja dan mempunyai produksi jamur hingga ekspor telah lama bangkrut yakni sekitar tahun 1999 lalu. Saat ini hanya dapat kita saksikan bekas pembibitan jamur Dieng yang sangat luas yaitu di sekitar jalan arah menuju Telaga Merdada. Tidak ada pabrik besar yang mengolah jamur Dieng akan tetapi para penduduk lokal yang mempunyai home industry saja.

Di area sekitar bekas pembibitan jamur PT. Dieng Jaya para penduduk sekitar membudidayakan jamur sendiri. Adanya bekal ilmu pengetahuan yang di perolah saat mereka bekerja di perusahaan tersebut sehingga sekarang mampu mengembangkan secara pribadi untuk pembudidayaan jamur. Hawa udara yang cocok dan sesuai membuat jamur Dieng ini mudah untuk di budidayakan secara personal. Banyaknya permintaan pasar untuk jamur Dieng jenis Champignon maka maka penduduk setempat ingin selalu mengembangkan pertanian jamur mereka selain mengembangkan pertanian kentang ataupun Carica.

Apa saja produk olahan jamur Dieng

Banyaknya wisatawan yang berkunjung untuk tour ke Dieng, ada pula produk jajanan khas yang diproduksi seperti aneka olahan carica, olahan kentang, aneka olahan kacang Dieng dan tak ketinggalan juga aneka olahan jamur Dieng. Selain di jual segar jamur Dieng diolah menjadi keripik jamur dengan berbagai rasa dan variant untuk memenuhi permintaan pasar yang kebanyakan mereka dari kalangan wisatawan.

Jamur kaleng champignon saat ini memang susah di temukan karena perusahaan yang dulunya mengolah jamur Dieng menjadi jamur kaleng telah bangkrut. Untuk mengolah menjadi jamur kaleng tentunya tidak mudah karena harus memiliki peralatan yang lengkap. Jamur kaleng dari Dieng yang pada saat jaya sekitar tahun 1989-1999 mampu memproduksi hingga 100 ton per hari ini dan dipasarkan ke semua daerah hingga ekspor ke America, Eropa dan Asia kini tinggal kenangan. Jamur yang hampir satu jenis dengan jamur kaleng yang di produksi masa lalu kini berubah kemasan menjadi kemasan plastik saja.